Jumat, 25 April 2025

SKINCARE TANPA IZIN BPOM

Fenomena Skincare Viral Tanpa Izin BPOM, Haruskah Kita Khawatir?

Dewi Insan Damanik, 220180059
Sistem Informasi,Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe

                                              Jumat, 25 April 2025 | 13:55WIB



Dalam beberapa tahun terakhir, tren skincare di Indonesia berkembang sangat pesat. Masyarakat, khususnya anak muda, semakin sadar akan pentingnya merawat kulit. Hal ini membuat produk-produk skincare baru bermunculan di pasaran, baik dari brand lokal maupun internasional. Sayangnya, tidak sedikit dari produk-produk tersebut yang belum terdaftar secara resmi di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), namun sudah ramai digunakan dan bahkan viral di media sosial.

Mengapa Produk Skincare Bisa Viral Meski Belum BPOM?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan produk skincare tanpa izin BPOM bisa viral:

  1. Influencer dan Review Sosial Media Banyak produk yang jadi booming karena dipromosikan oleh selebgram, TikTokers, atau beauty vlogger. Mereka memberikan testimoni positif yang seringkali membuat penonton tergiur untuk mencoba, meskipun status legalitas produknya belum jelas.

  2. Harga yang Terjangkau Produk tanpa izin BPOM biasanya dijual dengan harga lebih murah dibanding brand besar. Ini membuat produk tersebut lebih menarik, terutama bagi kalangan remaja atau konsumen yang sensitif terhadap harga.

  3. Klaim Manfaat Instan Beberapa produk mengklaim hasil yang cepat, seperti mencerahkan dalam semalam atau menghilangkan jerawat dalam 24 jam. Klaim-klaim ini sangat menggoda, padahal efek seperti itu justru patut dicurigai.

Apa Risiko Menggunakan Produk Skincare Tanpa Izin BPOM?
Menggunakan skincare tanpa izin BPOM sama saja seperti bertaruh dengan kesehatan kulit. Berikut risiko-risikonya:
  • Kandungan Berbahaya Produk tanpa pengawasan BPOM berisiko mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, atau steroid yang bisa menyebabkan iritasi, alergi, bahkan kerusakan permanen pada kulit.

  • Tidak Ada Jaminan Keamanan Karena tidak melewati proses uji keamanan dan stabilitas, produk tersebut bisa saja tidak steril, tercemar bakteri, atau tidak sesuai takaran bahan aktifnya.

  • Efek Jangka Panjang yang Serius Efek jangka panjang dari penggunaan skincare ilegal bisa sangat serius, mulai dari kulit menipis, ketergantungan, sampai kerusakan organ tubuh jika bahan berbahaya terserap ke dalam tubuh.

Kenapa BPOM Penting? 

                                                    



BPOM adalah lembaga resmi pemerintah yang bertugas mengawasi dan menguji keamanan produk obat, makanan, dan kosmetik. Sebuah produk yang terdaftar di BPOM berarti:
  • Telah melewati uji laboratorium

  • Aman digunakan sesuai aturan pakai

  • Komposisi bahan-bahannya jelas dan legal

  • Terdapat nomor izin edar yang bisa dicek secara online


Tips Aman Memilih Skincare Cek Nomor BPOM
  1. Kamu bisa cek keaslian produk melalui website resmi BPOM (cekbpom.pom.go.id). Masukkan nomor registrasi atau nama produknya.

  1. Jangan Terbujuk Iklan Berlebihan
    Waspadai iklan dengan klaim yang terdengar terlalu “ajaib” atau hasil yang instan. Perawatan kulit yang sehat butuh proses, bukan instan.

  2. Beli di Toko Resmi atau Terpercaya
    Hindari membeli produk dari toko online yang tidak jelas reputasinya, apalagi jika harga terlalu murah dari harga pasaran.

  3. Kenali Kandungan Produk
    Pelajari bahan aktif dalam skincare yang kamu pakai. Pastikan kamu tidak alergi, dan bahan tersebut umum digunakan dalam industri kosmetik yang aman.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis 16 kosmetik mengandung bahan berbahaya. Kepala BPOM Taruna Ikrar juga melarang produk skincare tersebut beredar di pasaran.
 
"Dari temuan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang tersebut, 10 item merupakan kosmetik yang diproduksi berdasarkan kontrak produksi, sedangkan 6 item lainnya merupakan kosmetik impor," kata Taruna Ikrar dikutip dari laman resmi BPOM (23/4/2025).
Kesimpulan: Haruskah Kita Khawatir? Jawabannya: iya, kita harus waspada.

Berikut daftar kosmetik dan skincare yang mengandung bahan berbahaya yang telah dilarang BPOM pada 2025 ini. 
  1. Bogota Night Cream Hello Bright (mengandung asam retinoat dan hidrokuinon).
  2. Maxie Brightening Series Premium Night Cream (mengandung asam retinoat).
  3. Saniye Long Lasting Capsule Lip Gloss L1135 (mengandung pewarna merah K10).
  4. Saniye Non-stick Lip Gloss L11811 4# (mengandung pewarna merah K10).
  5. Saniye 5 Colours Multi Functions Concealer Palette R 1179 (mengandung pewarna merah K10).
  6. Saniye Fashion Lady Non-stick Lip Gloss L1180 (mengandung pewarna merah K10).
  7. Saniye 12 Colours Multi Functions Eyeshadow Palette E225 #1 (mengandung timbal).
  8. Peach Eyeshadow (10 colours) No.1 (mengandung pewarna merah K10).
  9. Saraskin Cosmetic Day Cream (mengandung merkuri).
  10. Saraskin Cosmetic Night Cream Booster (mengandung merkuri).
  11. F&A Skin Glow Night Cream Exclusive (mengandung merkuri).
  12. Helenalizer Glow Night Cream (mengandung merkuri).
  13. Mantulita All In One Cream (mengandung merkuri).
  14. Fly Glow Cosmetics Night Cream (mengandung merkuri).
  15. FF Firfin Glowing Krim Malam Normal (mengandung merkuri).
  16. FF Firfin Glowing Krim Siang Normal (mengandung merkuri).

Viral bukan berarti aman. Jangan sampai kamu jadi korban tren hanya karena ikut-ikutan tanpa riset. Kulit adalah investasi jangka panjang yang perlu dijaga dengan baik. Skincare yang bagus bukan hanya yang cepat terlihat hasilnya, tapi yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan kulit kamu.

Jadi, haruskah kita khawatir dengan skincare viral yang belum BPOM?

Jawabannya: iya, dan kita juga harus lebih bijak sebelum mencoba. 

BE SMART GURLSS!!!






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SKINCARE TANPA IZIN BPOM

Fenomena Skincare Viral Tanpa Izin BPOM, Haruskah Kita Khawatir? Dewi Insan Damanik, 220180059 Sistem Informasi,Universitas Malikussaleh Lho...